Kamis, 28 Februari 2019

Kode Perintah Dasar Mikrotik

Assalamualaikum Wr Wb


Apa itu mikrotik?MikroTik RouterOS (atau MikroTik saja) adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. MikroTik RouterOS dapat diinstal pada perangkat keras seri RouterBOARD, atau pada komputer berbasis standar x86, komputer tersebut dijadikan sebagai router jaringan dan menerapkan berbagai fitur tambahan, seperti layanan berbagai jenis firewall, virtual private network (VPN), Administrasi MikroTik RouterOS dapat dilakukan menggunakan perangkat lunak berbasis GUI atau console, berikut adalah perintah dasar MikroTik yang umumnya dijalankan pada console berbasis CLI (Command Line Interface).

Tentunya jika kita ingin mengoperasikannya, kita harus mengetahui perintah perintah dasar pad mikrotik bukan?Nah disini saya akan membagikan beberapa kode perintah dasar pada mikrotik.

Perintah perintah dasar pada mikrotik antara lain sebagai berikut.

1. ip address add

Perintah “IP Address Add” di gunakan untuk menambahkan atau mengatur IP Address pada suatu NIC (Network Interface Card), caranya cukup ketikkan perintah “ip address add” kemudian di ikuti dengan IP Address yang akan di set misalnya ” address=10.10.10.1/24″ kemudian di ikuti dengan nama NIC misalnya “interface=ether1”.
[DosenIT@MikroTik] > ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether1

Catatan : Anda harus tahu betul nama interface yang IP Address-nya ingin Anda atur, nama interface sebenarnya dapat di ubah dengan perintah tertentu untuk memudahkan pengguna dalam mengenali tiap-tiap port NIC (Network Interface Card), perintah tersebut akan kita bahas di bagian selanjutnya.

2. ip address print

Perintah “IP Address Print” digunakan untuk melihat IP address pada masing-masing NIC (Network Interface Card), caranya cukup ketikkan perintah “ip address print” pada console kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
 # ADDRESS        NETWORK     BROADCAST     INTERFACE
 0 2.2.2.1/24     2.2.2.0     2.2.2.255     ether2
 1 10.5.7.244/24  10.5.7.0    10.5.7.255    ether1
 2 10.10.10.1/24  10.10.10.0  10.10.10.255  ether2

Kolom address berisi alamat IP Address, jika belum di atur maka kolom tersebut kosong, kolom network berisi IP Address untuk jaringan, parameter ini hanya bisa di konfigurasi untuk alamat dengan /32 netmask (point to point links), kolom broadcast berisi IP Address broadcasting yang di hitung dari IP Address dan Network Mask, kolom interface berisi nama antarmuka IP Address yang telah ditetapkan.

3. ip dns set

Perintah “IP DNS Set” di gunakan untuk menetapkan IP Address tertentu sebagai server DNS (Domain Name System) dan membuat RouterBoard atau komputer dengan MikroTik RouterOS memiliki fungsi komputer server, caranya cukup ketikkan perintah “ip dns set” kemudian di ikuti dengan IP Address yang akan di set misalnya ” servers=159.148.60.3″ kemudian di ikuti dengan “allow-remote-requests=yes” untuk mengijinkan request jaringan.
[DosenIT@MikroTik] > ip dns set servers=159.148.60.3 allow-remote-requests=yes

4. ip dns print

Anda dapat mengetikkan perintah “ip dns print” untuk melihat rincian status server DNS dari IP Address yang telah di tetakan diatas.
[DosenIT@MikroTik] > ip dns print
               servers: 159.148.60.3
 allow-remote-requests: yes
            cache-size: 2048KiB
         cache-max-ttl: 1w
            cache-used: 7KiB

Baris servers berisi daftar IP DNS yang telah di tetapkan baik IPv4 atau IPv6 (secara default bernilai 0.0.0.0), untuk IP DNS yang berisi lebih dari satu (contoh di atas hanya satu IP Address saja), masing-masing IP Address di pisahkan dengan tanda koma, baris allow-remote-requests merupakan pengaturan untuk mengijinkan (yes) atau menolak (no) request dari jaringan (secara default bernilai “no”).
Baris cache-size berisi ukuran cache DNS dalam satuan KiB (Kilo Bytes) mulai dari 512 KiB hingga maksimal 10240 KiB (10 MB, Mega Bytes) secara default bernilai 2048 KiB (2 MB, Mega Bytes). Baris cache-max-ttl berisi waktu maksimum “time-to-live” (waktu hidup) dari cache, secara default bernilai 1w (1 week atau 1 minggu), setelah lewat masa TTL maka cache akan kedaluarsa. baris cache-used menampilkan ukuran cache yang saat ini di gunakan dalam KiB (Kilo Bytes).

5. ip firewall address-list add

Perintah  “ip firewall address-list add” memungkinkan pengguna membuat daftar alamat IP yang dikelompokkan bersama dengan nama yang umum. Dengan begitu filter firewall, mangle dan fasilitas NAT kemudian dapat menggunakan daftar alamat tersebut untuk mencocokkan paket dengan paket pada alamat dalam daftar.
Untuk membuat daftar alamat IP, caranya cukup ketikkan perintah “ip firewall address-list add” kemudian di ikuti dengan IP Address yang akan di tambahkan misalnya “address=192.0.34.166/32” kemudian di ikuti dengan nama list yang di buat misalnya “list=situs_diblokir”.
[DosenIT@MikroTik] > ip firewall address-list add list=situs_diblokir address=192.0.34.166/32

6. ip firewall address-list print

Jika Anda telah membuat suatu daftar alamat (address list) dan menambahkan IP Address ke dalam daftar tersebut seperti pada langkah di atas, Anda dapat melihat daftar IP Address pada daftar alamat tersebut (dan pada daftar alamat lain jika ada), caranya cukup ketikkan perintah “ip firewall address-list print” pada console kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > ip firewall address-list print
Flags: X - disabled, D - dynamic
# LIST           ADDRESS
0 situs_diblokir 192.0.34.166

7. system backup save

Perintah “System Backup Save” di gunakan untuk mem-backup (mencadangkan) konfigurasi pada perangkat router, artinya segala konfigurasi yang telah di tetapkan (di atur) oleh pengguna akan di cadangkan ke dalam suatu file, cara mem-backup konfigurasi router via console adalah dengan mengetikkan perintah “system backup save” di ikuti dengan nama file backup yang ingin di simpan misalnya “name=cadangan-1” kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > system backup save name=cadangan-1
Configuration backup saved

Dengan perintah di atas, maka konfigurasi akan tersimpan pada disk drive berupa file bernama “cadangan-1” (dengan ekstensi “.backup”).

8. system backup load

Perintah “System Backup Load” di gunakan mengembalikan pengaturan yang tersimpan, ketik perintah “system backup load” pada console di ikuti dengan nama file backup yang ingin di restore misalnya “name=cadangan-1” kemudian tekan Enter. Untuk dapat menerapkan konfigurasi yang di kembalikan (restore), router akan melakukan reboot secara otomatis.
[DosenIT@MikroTik] > system backup load name=cadangan-1 
Restore and reboot? [y/N]: y
Restoring system configuration
System configuration restored, rebooting now

9. system reset-configuration

Perintah “System Reset-Configuration” di gunakan untuk me-reset (mengatur ulang) perangkat router ke pengaturan default, perintah ini di anggap “berbahaya” karena mungkin akan mengembalikan pengaturan default sepenuhnya, artinya segala konfigurasi yang telah di tetapkan (di atur) oleh pengguna akan di hapus, cara me-reset router via console adalah dengan mengetikkan perintah “system reset-configuration” pada console kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > system reset-configuration
Dangerous! Reset anyway? [y/N]:

10. system shutdown

Perintah “System Shutdown” di gunakan untuk mematikan perangkat router, perlu di ingat bahwa setelah di shutdown router biasanya perlu di nyalakan secara manual, cara mematikan router via console adalah dengan mengetikkan perintah “system shutdown” pada console kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > system shutdown

11. system reboot

Perintah “System Reboot” di gunakan untuk me-reboot atau me-restart perangkat router, cara me-reboot router via console adalah dengan mengetikkan perintah “system reboot” pada console kemudian tekan Enter.
[DosenIT@MikroTik] > system reboot

12. ip accounting

Perintah IP Accounting di gunakan untuk manajemen pengguna jaringan point-to-point atau peer-to-peer, pengguna hotspot, dan lalu lintas pengguna. Untuk mengaktifkan fitur IP Accounting, ketik perintah berikut pada console:
[DosenIT@MikroTik]>ip accounting set enabled=yes

13. ip cloud set ddns-enabled = yes | no

MikroTik menawarkan layanan Dynamic DNS (DDNS) untuk perangkat RouterBOARD. Ini berarti perangkat Anda dapat secara otomatis mendapatkan nama domain dengan fungsi DNS yang berguna jika IP Address Anda sering berubah, dengan begitu Anda dapat dengan mudah menyambung ke router Anda. Ketik perintah di bawah ini untuk mengaktifkan layanan DDNS.
[DosenIT@MikroTik]> ip cloud set ddns-enabled=yes

14. ip cloud set update-time = yes | no

Perintah “ip cloud set update-time” di gunakan untuk menyetel jam pada router. Jika disetel ke “yes” maka jam router akan disetel ke waktu yang disediakan oleh server cloud jika tidak ada layanan SNTP atau NTP yang diaktifkan. Jika disetel ke “no” maka layanan cloud tidak akan pernah memperbarui jam router. Jika update-time = yes, jam router akan diupdate bahkan ketika status ip cloud ddns-enabled = no.
[DosenIT@MikroTik]> ip cloud set update-time = yes

15. ip cloud print

Perintah “ip cloud print” di gunakan untuk menampilkan status layanan “ip cloud” seperti status DDNS, IP Address Publik, Nama Domain dan lain sebagainya, ketik perintah di bawah ini untuk menampilkan status layanan “ip cloud”, berikut adalah contoh informasi yang di tampilkan.
[DosenIT@MikroTik]> ip cloud print
   ddns-enabled: yes
    update-time: yes
 public-address: 159.148.172.205
       dns-name: 529c0491d41c.sn.dosenit.com
         status: updated

16. ip hotspot setup

Cara termudah untuk men-setup server HotSpot di router adalah dengan perintah “ip hotspot setup”. Router akan meminta Anda untuk memasukkan parameter yang di butuhkan dalam pengaturan HotSpot. Setelah selesai, konfigurasi default akan di tambahkan ke server HotSpot.
[DosenIT@MikroTik] > ip hotspot setup 
Select interface to run HotSpot on
hotspot interface: ether3

Set HotSpot address for interface
local address of network: 10.5.50.1/24

masquerade network: yes

Set pool for HotSpot addresses
address pool of network: 10.5.50.2-10.5.50.254

Select hotspot SSL certificate
select certificate: none

Select SMTP server
ip address of smtp server: 0.0.0.0

Setup DNS configuration
dns servers: 10.1.101.1

DNS name of local hotspot server
dns name: myhotspot

Create local hotspot user
name of local hotspot user: dosenit

password for the user:

17. ip proxy set enabled = yes | no

MikroTik RouterOS dapat membatasi permintaan HTTP dan HTTP (untuk FTP dan HTTP) dengan fungsi proxy pada jaringan komputer. Proxy server melakukan fungsi cache objek Internet dengan menyimpan objek Internet yang diminta, yaitu data yang tersedia melalui protokol HTTP dan FTP pada sistem yang diposisikan lebih dekat ke penerima dalam bentuk mempercepat browsing pengguna dengan mengirimkan salinan file yang di minta dari cache proxy di jaringan lokal.
[admin@MikroTik] ip proxy> set enabled=yes port=8080 src-address=195.10.10.1

18. ip proxy print

Perintah “ip proxy print” digunakan untuk menampilkan status proxy.
[DosenIT@MikroTik] ip proxy> print
                    enabled: yes
                src-address: 195.10.10.1
                       port: 8080
               parent-proxy: 0.0.0.0:0
                cache-drive: system
        cache-administrator: "admin@dosenit.com"
        max-disk-cache-size: none
         max-ram-cache-size: 100000KiB
         cache-only-on-disk: yes
 maximal-client-connections: 1000
 maximal-server-connections: 1000
             max-fresh-time: 3d

19. ip firewall nat add

RouterOS juga dapat bertindak sebagai server Transparan Caching, tanpa konfigurasi di web browser pengguna (pelanggan). Proxy transparan tidak mengubah URL atau respons yang diminta. Untuk mengaktifkan mode transparan, aturan firewall di NAT tujuan harus ditambahkan, dengan menentukan koneksi mana (ke port mana) yang harus dialihkan secara transparan ke proxy. Misalnya redirect pengguna dengan IP Address berikut 192.168.1.0/24 ke server proxy.
[DosenIT@MikroTik] ip firewall nat> add chain=dstnat protocol=tcp src-address=192.168.1.0/24 dst-port=80 action=redirect to-ports=8080

20. ip firewall nat print

Perintah “ip firewall nat print” digunakan untuk menampilkan status NAT pada Firewall
[DosenIT@MikroTik] > ip firewall nat print
 Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
 0 chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080

21. ip proxy access add action = allow | deny

[DosenIT@MikroTik] > ip proxy access add action=deny dst-host=www.facebook.com

Perintah di atas di gunakan untuk memblokir situs Facebook (facebook.com) secara total, artinya semua pengguna yang terhubung ke jaringan Anda tidak dapat mengakses situs tersebut.

22. ip proxy access add action = allow | deny (with src-address)

[DosenIT@MikroTik] > ip proxy access add src-address=192.168.1.0/24 dst-host=www.facebook.com action=deny

Perintah di atas di gunakan untuk mencegah pengguna yang berada pada blok/segmen IP Address  192.168.1.0/24 untuk mengakses situs Facebook (facebook.com) , artinya semua pengguna yang terhubung ke jaringan Anda tidak dapat mengakses situs tersebut.

23. ip service set api

Perintah “ip service set api” digunakan untuk menambahkan protokol dan port untuk berbagai layanan MikroTik RouterOS. Perintah ini membantu Anda untuk menentukan port mana yang di-listen oleh MikroTik dan apa saja yang Anda butuhkan untuk mencegah atau memberikan akses ke layanan tertentu.
[DosenIT@MikroTik] > ip service set api address=10.5.101.0/24,2001:db8:fade::/64

Perintah diatas digunakan untuk menambahkan “api” yang bekerja dari IP Address “10.5.101.0/24” dan sertifikat “2001:db8:fade::/64”.

24. ip service print

Perintah “ip service print” di gunakan untuk  menampilkan detail service yang berjalan pada sistem saat ini.
[DosenIT@MikroTik] > ip service print 
Flags: X - disabled, I - invalid 
#   NAME     PORT   ADDRESS         CERTIFICATE 
0   telnet   23 
1   ftp      21 
2   www      80 
3   ssh      22 
4 X www-ssl  443                    none 
5   api      8728   10.5.101.0/24   2001:db8:fade::/64 
6   winbox   8291

25. ip upnp set enable = yes | no

MikroTik RouterOS mendukung arsitektur Universal Plug and Play (UPnP) untuk konektivitas jaringan peer-to-peer yang transparan dari komputer pribadi dan smart devices atau peralatan jaringan lainnya. Protokol UPnP digunakan pada banyak aplikasi modern, seperti game DirectX dan berbagai fitur Windows Messenger (remote asisstance, application sharing, transfer file, voice, video) dari balik firewall. Untuk mengaktifkan fitur UPnP, ketik perintah berikut :
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp set enable=yes

26. ip upnp print

Untuk menampilkan status layanan Universal Plug and Play (UPnP), ketik perintah berikut :
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp print
                           enabled: yes
  allow-disable-external-interface: yes
                   show-dummy-rule: yes

27. ip upnp interfaces add type = external | internal

Perintah “ip upnp interfaces add” di gunakan untuk menambahkan suatu interface sebagai UPnP, Anda dapat menambahkan interface “internal” dan interface “external” sebagai UPnP.
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp interfaces add type=external interface=ether1
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp interfaces add type=internal interface=ether2

28. ip upnp interfaces print

Perintah “ip upnp interfaces print” di gunakan untuk menampilkan status interface UPnP, misalnya hasil dari perintah “ip upnp interfaces add” di atas akan menghasilkan tampilan seperti di bawah ini.
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp interfaces print
Flags: X - disabled
 #   INTERFACE  TYPE
 0 X ether1     external
 1 X ether2     internal

29. ip upnp interfaces enable

Jika Anda perhatikan “flag” pada kedua interface diatas berstatus “disabled” (ditandai “X”), untuk menjadikannya tersedia (“enable”), gunakan perintah berikut :
[DosenIT@MikroTik] > ip upnp interfaces enable 0,1

30. routing bfd neighbor print detail

Perintah “routing bfd neighbor print detail” digunakan untuk menampilkan status layanan BFD, Bidirectional Forwarding Detection (BFD) adalah protokol dengan overhead rendah dan durasi pendek yang dimaksudkan untuk mendeteksi kesalahan pada jalur dua arah di antara dua forwarder engine. Paket BFD Control ditransmisikan dalam paket UDP dengan port tujuan 3784. Port sumber berada pada kisaran 49152 sampai 65535. Dan paket BFD Echo dienkapsulasi dalam paket UDP dengan port tujuan 3785.
[DosenIT@MikroTik] > routing bfd neighbor print detail 
Flags: U - up 
0 U state=up address=10.5.101.1 interface=ether1 protocols=ospf multihop=no 
    state-changes=1 uptime=12s desired-tx-interval=0.2sec 
    actual-tx-interval=0.2sec required-min-rx=0.2sec remote-min-rx=0.2sec 
    multiplier=5 hold-time=1sec packets-rx=76 packets-tx=77

31. routing igmp-proxy interface add

Perintah “routing igmp-proxy interface add” merupakan perintah untuk menambahkan interface ke IGMP Proxy. Internet Group Management Protocol (IGMP) Proxy digunakan untuk mengimplementasikan routing multicast. IGMP adalah penerusan frame IGMP dan biasanya digunakan bila tidak diperlukan protokol yang lebih maju seperti PIM.
[DosenIT@MikroTik] /routing igmp-proxy> interface add interface=ether1 upstream=yes
[DosenIT@MikroTik] /routing igmp-proxy> interface add interface=all

32. routing igmp-proxy interface print

Perintah “routing igmp-proxy interface print” digunakan untuk menampilkan interface yang di gunakan pada IGMP Proxy.
[DosenIT@MikroTik] > routing igmp-proxy interface print
Flags: X - disabled, I - inactive, D - dynamic, U - upstream
 #   INTERFACE   THRESHOLD
 0 U ether1      1
 1   all         1
 2 D ether2      1
 3 D ether3      1

33. routing igmp-proxy interface set

Perintah “routing igmp-proxy interface set” digunakan untuk mengkonfigurasi alternative-subnet pada antarmuka upstream jika alamat pengirim multicast ada dalam subnet IP yang tidak dapat dijangkau secara langsung dari router lokal.
[DosenIT@MikroTik] /routing igmp-proxy> interface set [find upstream=yes] alternative-subnets=1.2.3.0/24,2.3.4.0/24

34. routing ospf instance

Protokol OSPF adalah protokol link-state yang menangani rute dalam struktur jaringan dinamis yang dapat menggunakan jalur yang berbeda ke subnetworknya. OSPF selalu memilih jalur terpendek ke subnetwork terlebih dahulu.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf instance

35. routing ospf monitor

Perintah “routing ospf monitor” digunakan untuk menampilkan status OSPF
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf monitor

36. routing ospf instance print status

Perintah “routing ospf instance print status” di gunakan untuk menampilkan status OSPF, hampir sama dengan “routing ospf monitor” hanya saja perintah informasi yang ditampilkan dengan perintah “routing ospf instance print status” lebih detail.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf instance print status

37. routing ospf area

Perintah “routing ospf area” digunakan untuk mengelompokkan router. Kelompok router dalam MikroTik disebut “area”. Setiap area menjalankan salinan terpisah dari algoritma routing link-state dasar. Berarti bahwa masing-masing daerah memiliki basis data link layer jaringan komputer dan pohon jalur terpendek yang sesuai.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf area

38. routing ospf area print status

Perintah “routing ospf area print status” digunakan untuk menampilkan status routing ospf area.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf area print status

39. routing ospf area range

Perintah “routing ospf area range” di gunakan untuk menentukan cakupan area routing OSPF.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf area range

40. routing ospf network

Perintah “routing ospf network” digunakan untuk menentukan jaringan dimana OSPF akan dijalankan dan area yang terkait untuk masing-masing jaringan tersebut.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf network

41. routing ospf interface

Perintah “routing ospf interface” di gunakan untuk melihat daftar interface yang digunakan oleh layanan OSPF.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf interface

42. routing ospf interface print status

Perintah “routing ospf interface print status” digunakan untuk melihat status interface yang digunakan oleh layanan OSPF.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf interface print status

43. routing ospf nbma-neighbor

Perintah “routing ospf nbma-neighbor” digunakan untuk konfigurasi Non-Broadcast Multiple Access. Diperlukan hanya jika antarmuka dengan ‘network-type = nbma’ dikonfigurasi.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf nbma-neighbor

44. routing ospf virtual-link

Perintah “routing ospf virtual-link” digunakan untuk konfigurasi virtual link di antara dua router melalui area umum yang disebut area transit, salah satunya harus terhubung dengan backbone.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf virtual-link

45. routing ospf lsa

Perintah “routing ospf lsa” digunakan untuk melihat Link State Advertisement (LSA).
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf lsa 

[DosenIT@MikroTik] > routing ospf lsa

46. routing ospf neighbor

Perintah “routing ospf neighbor” digunakan untuk menentukan “neighbor” dari layanan OSPF saat ini (apabila aktif).
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf neighbor

47. routing ospf ospf-router

Perintah “routing ospf ospf-router” digunakan untuk menentukan OSPF Router pada layanan OSPF saat ini.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf ospf-router

48. routing ospf route

Perintah “routing ospf route” digunakan untuk menentukan “rute” pada layanan OSPF saat ini.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf route

49. routing ospf sham-link

Perintah “routing ospf sham-link” digunakan untuk menentukan sham-link yang diperlukan antara dua situs VPN yang termasuk dalam area OSPF yang sama dan berbagi back link OSPF.
[DosenIT@MikroTik] > routing ospf sham-link

50. routing rip

Perintah “routing rip” digunakan untuk konfigurasi Routing Information Protocol (RIP) pada MikroTik.
[DosenIT@MikroTik] > routing rip

51. routing rip interface

Perintah “routing rip interface” digunakan untuk menambahkan interface pada layanan RIP.
[DosenIT@MikroTik] > routing rip interface

52. routing rip keys

Perintah “routing rip keys” digunakan untuk menentukan kunci otentikasi MD5.
[DosenIT@MikroTik] > routing rip keys

53. routing rip network

Perintah “routing rip network” digunakan untuk menentukan jaringan yang akan dijalankan RIP.
[DosenIT@MikroTik] > routing rip network

54. routing rip neighbor

Perintah “routing rip neighbor” digunakan untuk mendefinisikan router neighbor untuk bertukar informasi routing.
[DosenIT@MikroTik] >  routing rip neighbor

55. routing rip route

Perintah “routing rip route” digunakan untuk rute RIP (IP Address awal, IP Address tujuan, dsb)
[DosenIT@MikroTik] > routing rip route

Cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat:)

Wassalamualaikum Wr Wb

Rabu, 27 Februari 2019

Fiber Optik

Assalamualaikum Wr Wb




Apa itu fiber optic?Fiber Optic (Serat Optik) adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED.Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi[2]. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.
Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.

Kelebihan kabel Fiber Optic
  • Fiber optik mampu menyalurkan data yang lebih banyak dengan kecepatan yang tinggi, bahkan bisa mencapai Gbps, sehingga lebar pita (bandwidth) menjadi lebih besar.
  • Memiliki ukuran yang lebih kecil dan ringan daripada kabel lainnya, sehingga dapat menghemat tempat.
  • Memiliki gangguan yang sedikit, dikarenakan fiber optik tidak terpengaruh oleh sinyal elektromagnetik dan radio karena tidak menggunakan listrik melainkan menggunakan plastik dan cahaya.
  • Lebih aman, karena serat optik tidak mudah terbakar dan tidak mengalirkan listrik sedikitpun.
  • Fiber optik dapat mengalirkan sinyal lebih jauh jika dibandingkan dengan kabel yang menggunakan sinyal listrik pada umumya. Bahkan fiber optik tidak memerlukan repeater (penguat sinyal), jika diperlukan repeater, biasanya akan diletakkan di jarak yang jauh (sekitar 50-100 km).
Kelemahan kabel Fiber Optic
  • Perawatan dan pemasangan sulit, jika terjadi kerusakan pada kabel fiber optik, maka harus memanggil orang yang sudah berpengalaman dan sudah ahli pada bidang tersebut.
  • Harga relatif mahal jika dibandingkan dengan kabel jenis lainnya seperti UTP yang memiliki harga yang terjangkau.
  • Kabel fiber optik tidak bisa diletakkan di belokan yang sangat tajam, ini dikarenakan fiber optik menggunakan cahaya sebagai penghantar sinyal, jika kabel ditekuk maka cahaya akan bocor dan akan mengalir ke tekukkan tersebut.
Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat


Wassalamualakum Wr Wb

Topologi Jaringan

Assalamulalaikum Wr Wb


Taukah kalian apa itu topologi jaringan?Topologi jaringan internet atau komputer adalah metode atau konsep untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus menjadi jaringan interkoneksi.

Lebih sederhananya, topologi jaringan adalah sebuah desain jaringan pada Komputer.


Nah disini saya akan memberikan 10  macam topologi jaringan yang saat  ini diketahui,mungkin suatu saat topologi jaringan akan bertambah ataupun digabungkan untuk kepentingan yang lebih maju lagi sesuai jaman.

1. Topologi Bus


Topologi Bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Sehingga komputer atau jaringan lain dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kelebihan :

  • Layout kabel sederhana sehingga instalasi relatif lebih mudah
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
  • Hemat kabel sehingga biaya instalasi relatif lebih murah
  • Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi berjalan.

Kekurangan :

  • Jika kabel utama atau backbone putus maka komunikasi gagal
  • Bola kabel utama sangat panjang maka pencarian ganggu menjadi sulit
  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan akan menurukan kecepatan komunikasi
  • Keamanan data kurang terjamin
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

2. Topologi Star

Skema Topologi Star

Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang. Sebuah alat yang disebut concentrator bisa berubah hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.

Kelebihan :

  • Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah
  • Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri
  • Kegalalan pada satu komponen atau terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain
  • Kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.
Kekurangan :

  • Kegagalan pusat kontrol memutuskan semua komunikasi
  • Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
  • Boros menggunakan kabel.

3. Topologi Ring


Disebut topologi ring karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.

Kelebihan topologi ring :

  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server
  • Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.

Kekurangan topologi ring :

  • Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan
  • Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat
  • Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.

4. Topologi Tree


Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.

Kelebihan topologi tree :

  • Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point
  • Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
  • Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.

Kekurangan topologi tree :

  • Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
  • Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
  • HUB menjadi elemen kritis.

5. Topologi Mesh


Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. 


Kelebihan topologi mesh :
  • Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
  • Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan topologi mesh :
  • Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
  • Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

6. Topologi Peer to Peer

topologi jaringan komputer

Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.
Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer
  • Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  • Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to Peer
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

7. Topologi Linier

topologi jaringan komputer

opologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier :
  • Mudah dikembangkan.
  • Membutuhkan sedikit kabel.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
  • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier :
  • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
  • Keamanan data kurang baik.

8. Topologi Hybrid

topologi jaringan komputer

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda.
Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid :
  • Freksibel
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid :
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

9. Topologi Broadcast

Hasil gambar untuk topologi broadcast

Topologi Broadcast merupakan type pertama dari topologi logic komputer. Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan. 


10. Topologi Hirarki 

Hasil gambar untuk topologi hirarki
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.

Kelebihan :

  • Topologi hirarki ini mudah dalam manajemen karena adanya pusat node yang ada di dalam tingkatannya masing-masing.
  • Bisa menjangkau hingga jarak yang jauh jika dengan sifat repeater yang dimiliki oleh hub.

Kekurangan :

  • Apabila ada salah satu node yang rusak, maka node yang berada di bawahnya, akan sulit untuk mengirim node yang jauh atau tetangganya, entah itu tidak berfungsi dengan efektif, maka kinerja akan melambat.
  • Harus memikirkan secara benar-benar matang di dalam mendesainnya, karena kabel yang dibutuhkan oleh topologi ini tidak sedikit.
  • Sering terjadi suatu collision (Tabrakan data).

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat :)


Wassalamualaikum Wr Wb